Dua Atlet Muda Asal Rancakalong Raih Juara III Panahan Tradisional Cimahi Cup 3
CIMAHI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda asal Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang. Dua atlet panahan tradisional berhasil meraih juara III dalam ajang Cimahi Cup 3 yang digelar di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdikarmed), Cimahi.
Kedua atlet tersebut adalah Myiesha Aleandra Balqis, siswi SMAN 1 Sumedang asal Pasirbenteng, Kecamatan Rancakalong, serta Muhammad Fahmi Rodiyansyah, siswa SMKN 1 Sumedang (NESAS) asal Desa Sukamulya, Kecamatan Rancakalong.
Myiesha Aleandra Balqis berhasil meraih juara III pada kategori panahan tradisional Nusantara U15 pelajar putri. Sementara itu, Muhammad Fahmi Rodiyansyah juga sukses meraih juara III pada kategori panahan tradisional Nusantara U15 pelajar putra.
Kompetisi tersebut mempertandingkan nomor panahan pada jarak 18 meter dengan kategori FFA (Free For All) busur tradisional Nusantara U15 pelajar putra dan putri. Keduanya berlaga mewakili semangat dan kemampuan atlet muda dalam cabang olahraga panahan tradisional yang berada di bawah naungan induk organisasi olahraga (INORGA) Walet Basura Nusantara.
Keberhasilan Myiesha dan Fahmi menjadi bukti bahwa potensi olahraga di Kecamatan Rancakalong terus berkembang. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa pelajar daerah mampu bersaing dan menorehkan hasil positif melalui latihan, kedisiplinan, konsentrasi, serta ketekunan dalam mengembangkan kemampuan.
Panahan tradisional bukan sekadar olahraga yang mengandalkan ketepatan membidik sasaran. Cabang ini juga melatih kesabaran, fokus, pengendalian diri, dan ketenangan dalam mengambil keputusan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi generasi muda, baik dalam dunia olahraga maupun kehidupan sehari-hari.
Raihan juara III oleh kedua atlet ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya di Kecamatan Rancakalong dan Kabupaten Sumedang untuk terus mengembangkan bakat serta berani mengikuti berbagai kompetisi.
Prestasi Myiesha dan Fahmi sekaligus menjadi kebanggaan bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat Rancakalong. Keberhasilan mereka patut diapresiasi sebagai bagian dari upaya membangun generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.
Dari Pasirbenteng dan Sukamulya, semangat berprestasi itu melesat hingga Cimahi. Dua medali juara III ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan keberanian untuk berkompetisi dapat mengantarkan putra-putri daerah meraih prestasi yang membanggakan.
Rancakalong Bersinar, generasi mudanya berprestasi! (Ganda Muhtar)
