Sinergi Forkopimcam Rancakalong Matangkan Event Budaya Ngalaksa 2026

Admin KIM Rancakalong
Sinergi Forkopimcam Rancakalong Matangkan Event Budaya Ngalaksa 2026

Rancakalong — Suasana penuh semangat kebersamaan terasa di Aula Kecamatan Rancakalong saat digelarnya rapat Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dalam rangka persiapan event budaya tahunan Ngalaksa. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah lintas unsur pemerintahan dan masyarakat demi suksesnya pelaksanaan tradisi yang sarat nilai kearifan lokal tersebut.

Rapat dipimpin langsung oleh Camat Rancakalong, Deni Nurdani Supandi, S.STP., M.Si., serta dihadiri oleh Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, M.Pd., para kepala desa, serta perwakilan rurukan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan Ngalaksa.

Dalam arahannya, Camat Rancakalong menekankan pentingnya koordinasi dan kesiapan teknis agar event Ngalaksa yang akan digelar pada 4 Mei 2026 mendatang dapat berjalan lancar, aman, dan meriah. Ia juga menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni budaya, melainkan bagian dari identitas masyarakat Rancakalong yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Sementara itu, Asda Kabupaten Sumedang, Dr. Dian Sukmara, M.Pd., memberikan apresiasi atas kekompakan seluruh unsur yang terlibat. Ia menyampaikan bahwa Ngalaksa memiliki potensi besar sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM lokal.

Event Ngalaksa sendiri akan dipusatkan di Desa Wisata Rancakalong, dengan pelaksanaan yang melibatkan lima rurukan, yaitu Desa Nagarawangi, Desa Pamekaran, Desa Cibunar, Desa Pasir Biru, serta satu wilayah rurukan lainnya yang turut berpartisipasi dalam rangkaian acara. Keterlibatan lintas desa ini menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kebersamaan dalam menjaga tradisi leluhur.

Dalam forum tersebut juga dibahas berbagai aspek teknis, mulai dari kesiapan lokasi, pengamanan, alur kegiatan, hingga promosi agar event ini dapat menjangkau lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Para kepala desa dan perwakilan rurukan menyatakan komitmennya untuk berperan aktif demi kesuksesan acara.

Ngalaksa bukan hanya perayaan budaya, tetapi juga simbol rasa syukur masyarakat atas hasil panen serta bentuk penghormatan terhadap leluhur. Dengan persiapan yang matang melalui rapat Forkopimcam ini, diharapkan pelaksanaan Ngalaksa 2026 dapat berlangsung lebih semarak dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Rancakalong secara luas.

Kebersamaan yang terjalin dalam rapat ini menjadi cermin kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat warisan budaya. Rancakalong pun bersiap menyambut Ngalaksa 2026 sebagai panggung budaya yang penuh makna dan kebanggaan.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...