Seni Ketangkasan Domba: Warisan Budaya dan Peluang Ekonomi dari Rancakalong

Admin KIM Rancakalong
Seni Ketangkasan Domba: Warisan Budaya dan Peluang Ekonomi dari Rancakalong

Di tengah hamparan perbukitan hijau khas Rancakalong, seni ketangkasan domba terus hidup sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat. Lebih dari sekadar hiburan tradisional, kegiatan ini telah menjadi simbol kearifan lokal yang menyatukan nilai seni, ketangkasan, serta potensi ekonomi yang menjanjikan.

Salah satu tokoh yang konsisten mendorong pelestarian dan pengembangan seni ini adalah Jajang Suryana, Ketua DPC HPDKI Kabupaten Sumedang. Sebagai putra daerah Rancakalong, Jajang memiliki kepedulian besar terhadap keberlangsungan seni ketangkasan domba agar tetap eksis di tengah arus modernisasi.

Menurutnya, domba bukan hanya sekadar hewan ternak biasa yang dipelihara untuk kebutuhan konsumsi. Jika dikelola dengan baik, domba dapat menjadi aset bernilai tinggi melalui ajang seni ketangkasan. “Domba itu bukan hanya untuk dipelihara atau dijual biasa. Lewat seni ketangkasan, ada nilai seni, ada kebanggaan, bahkan ada potensi ekonomi yang cukup besar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa melalui budidaya yang tepat—mulai dari pemilihan bibit unggul, perawatan, hingga pelatihan—domba dapat memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi. Bahkan, tidak sedikit peternak yang mampu meningkatkan taraf hidupnya dari hasil mengembangkan domba ketangkasan.

Seni ketangkasan domba juga memiliki daya tarik tersendiri sebagai tontonan rakyat. Selain menghibur, kegiatan ini mampu menarik perhatian wisatawan lokal maupun luar daerah. Hal ini tentu membuka peluang bagi sektor ekonomi lainnya, seperti UMKM, kuliner, hingga pariwisata berbasis budaya.

Namun demikian, Jajang Suryana berharap perhatian dari pemerintah daerah dapat lebih ditingkatkan. Ia menilai bahwa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sumedang sangat penting, baik dalam bentuk pembinaan, fasilitas, maupun regulasi yang berpihak pada pelestarian budaya lokal.

“Kami berharap pemerintah bisa lebih hadir mendukung keberadaan seni ketangkasan domba ini. Karena selain melestarikan budaya, ini juga bisa menjadi salah satu upaya meningkatkan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan sinergi antara pelaku seni, peternak, dan pemerintah, seni ketangkasan domba diyakini mampu terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah. Rancakalong pun berpotensi semakin dikenal, bukan hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga kekayaan budayanya yang unik dan bernilai tinggi.(Ganda Muhtar)

#rancakalong #kimrancakalong #kecamatanrancakalong

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...