Semangat Pelestarian Tradisi, Persiapan Pekan Adat Ngalaksa Rancakalong Dimatangkan

Admin KIM Rancakalong
Semangat Pelestarian Tradisi, Persiapan Pekan Adat Ngalaksa Rancakalong Dimatangkan

Selasa, 28 April 2026, suasana aula Desa Pasirbiru di Rancakalong tampak penuh semangat kebersamaan. Berbagai unsur hadir dalam rapat finalisasi persiapan Pekan Adat Ngalaksa 2026, mulai dari Forkopimcam, UPTD, para kepala desa se-kecamatan, hingga panitia pelaksana. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan meriah.

Pekan Adat Ngalaksa bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga simbol kuat pelestarian budaya masyarakat Sunda di Sumedang. Tradisi ini merupakan wujud rasa syukur atas hasil panen padi sekaligus doa bersama untuk kesuburan lahan di masa mendatang. Nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas menjadi inti dari setiap prosesi yang dijalankan.

Keunikan Ngalaksa terletak pada rangkaian ritualnya yang sarat makna. Salah satu yang paling khas adalah pembuatan laksa dari tepung beras, yang dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat. Selain itu, suasana semakin hidup dengan iringan kesenian tradisional seperti Tarawangsa yang menghadirkan nuansa sakral sekaligus estetika budaya lokal.

Tidak hanya berlangsung dalam satu hari, perayaan ini nantinya digelar selama beberapa hari dengan berbagai kegiatan adat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa Ngalaksa bukan sekadar tradisi, melainkan bagian dari identitas kolektif yang terus dijaga.

Sebagai bentuk pengakuan atas nilai budayanya, Ngalaksa telah ditetapkan sebagai cagar budaya tak benda. Dengan persiapan yang semakin matang, Pekan Adat Ngalaksa 2026 diharapkan tidak hanya berjalan sukses, tetapi juga semakin memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur yang tak ternilai harganya.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...