SDN Sukamaju: Gudangnya Seniman Seni Rupa Rancakalong, Dua Siswa Melaju ke Tingkat Kabupaten

Admin KIM Rancakalong
SDN Sukamaju: Gudangnya Seniman Seni Rupa Rancakalong, Dua Siswa Melaju ke Tingkat Kabupaten

SDN Sukamaju: Gudangnya Seniman Seni Rupa Rancakalong, Dua Siswa Melaju ke Tingkat Kabupaten

Di balik suasana belajar yang sederhana, SDN Sukamaju justru menyimpan kekuatan besar: kreativitas yang tumbuh hidup di setiap sudut ruang kelasnya. Di sekolah ini, seni bukan sekadar pelajaran, melainkan napas yang membentuk karakter dan keberanian berkarya. Tak heran jika SDN Sukamaju kini kian dikenal sebagai “gudangnya seniman seni rupa” di Kecamatan Rancakalong.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh dua siswanya pada ajang bergengsi tahun 2026. Ijaz Izzul Haq, siswa kelahiran Sumedang, 7 Oktober 2014, sukses meraih Juara 1 Lomba Kaligrafi dalam Pentas PAI. Putra dari Zenal Wahab dan Nurfitri Cantikarmanah, S.Pd.I., ini dikenal tekun dan teliti dalam setiap karyanya. Berasal dari Dusun Cimacan, Desa Pamekaran, Ijaz mampu menghadirkan kaligrafi yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat nilai spiritual dalam setiap goresannya.

Tak kalah membanggakan, Zaida Anastasya Yunanda, kelahiran Sumedang, 8 Juni 2015, turut mengukir prestasi dengan meraih Juara 1 Lomba Gambar Bercerita pada ajang FLS3N 2026. Putri dari Yusup Rohana dan Ananda Citra Putri ini berhasil memikat dewan juri lewat karya visual yang kaya imajinasi, penuh warna, dan memiliki kekuatan narasi yang kuat. Berasal dari Dusun Cikoneng, Desa Pamekaran, Zaida menunjukkan bahwa seni dapat menjadi bahasa yang hidup dan menyentuh.

Dua kemenangan ini bukan sekadar capaian individu, melainkan juga menjadi langkah penting bagi keduanya untuk mewakili Kecamatan Rancakalong ke tingkat Kabupaten Sumedang.

Kepala SDN Sukamaju, Engkos Kosasih, M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari pembinaan yang konsisten dan lingkungan sekolah yang mendukung tumbuhnya potensi siswa. “Kami percaya setiap anak memiliki bakat. Tugas kami adalah memberi ruang, membimbing, dan menumbuhkan kepercayaan diri mereka, termasuk di bidang seni rupa,” ungkapnya.

Julukan sebagai gudang seniman seni rupa pun bukan sekadar label. SDN Sukamaju menghadirkan ekosistem belajar yang mendorong eksplorasi, keberanian berekspresi, dan penghargaan terhadap karya. Di sinilah para siswa belajar bahwa seni bukan hanya tentang hasil, tetapi juga tentang proses, ketekunan, dan keberanian menyampaikan makna.

Dari Rancakalong, sebuah pesan kuat terus bergema: bahwa dari sekolah yang sederhana, lahir karya-karya luar biasa. SDN Sukamaju kembali membuktikan bahwa masa depan seni rupa daerah sedang tumbuh subur—dan anak-anaklah yang menjadi pelukis utamanya.

(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...