Puskesmas Rancakalong Tanggap Bencana

Admin KIM Rancakalong
Puskesmas Rancakalong Tanggap Bencana

Suasana dini hari di wilayah Dusun Cimacan mendadak berubah menjadi kepanikan ketika sebuah rumah dilaporkan roboh pada Senin, 30 Maret 2026, sekitar pukul 02.50 WIB. Peristiwa ini terjadi saat sebagian besar warga masih terlelap, membuat respons cepat dari tenaga kesehatan menjadi sangat krusial.

Laporan awal diterima oleh tim dari Puskesmas Rancakalong setelah keluarga korban segera meminta bantuan. Tanpa menunggu lama, petugas kesehatan langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan yang dihimpun, rumah roboh secara tiba-tiba dan menimpa penghuni di dalamnya. Dua orang lansia menjadi korban dalam kejadian ini. Kondisi gelap dan keterbatasan alat di lokasi tidak menyurutkan upaya awal penyelamatan oleh keluarga dan warga sekitar sebelum tenaga medis tiba.

Penanganan Cepat di Lokasi

Setibanya di lokasi, petugas kesehatan segera melakukan tindakan darurat berupa pembersihan luka pada korban. Penanganan ini menjadi langkah awal penting sebelum korban dirujuk untuk perawatan lanjutan.

Korban Terdampak

Dua korban yang terdampak merupakan kelompok rentan (lansia), yaitu:

  • Bp. Emuh (72 tahun) mengalami luka pada bagian kaki dan kepala, dengan tekanan darah 140/60.

  • Bp. Ita (72 tahun) mengalami luka pada bagian kaki, dengan tekanan darah 160/100.

Melihat kondisi tersebut, keduanya segera dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat RSUD Sumedang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kesiapsiagaan Layanan Kesehatan

Dalam kejadian ini, layanan kesehatan setempat menunjukkan respons yang sigap. Satu fasilitas kesehatan utama, yakni Puskesmas Rancakalong, dengan dukungan satu tenaga kesehatan (binwilkes), langsung bergerak cepat menangani situasi darurat.

Tidak terdapat laporan kerusakan pada fasilitas kesehatan maupun kebutuhan khusus tambahan di bidang kesehatan. Selain itu, tidak ada pengungsian yang dibentuk karena jumlah korban terbatas.

Wilayah dan Dampak

Kejadian ini berdampak langsung pada dua warga di wilayah Desa Pamekaran, Kecamatan Rancakalong. Tidak terdapat kelompok rentan lain seperti bayi, balita, maupun ibu hamil yang terdampak dalam peristiwa ini.

Catatan Lapangan

Laporan ini disampaikan oleh Rina K, petugas binwilkes Desa Pamekaran, yang turut berperan dalam koordinasi awal penanganan korban.

Refleksi

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama di wilayah dengan kondisi bangunan yang rentan. Respons cepat dari masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi kunci dalam meminimalkan dampak yang lebih besar.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian ini menyisakan trauma dan kerugian material yang tidak sedikit. Solidaritas warga dan kehadiran layanan kesehatan menjadi harapan utama dalam proses pemulihan.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...