Obrolan di Balkon Geotheater: Diplomasi Akrab Sumedang–Kuwait dalam Balutan Budaya
Di sela gemuruh tepuk tangan dan alunan seni tradisi yang memenuhi Geotheater Rancakalong, sebuah pemandangan hangat justru tercipta di sudut yang lebih tenang. Di balkon Geotheater, Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M. tampak terlibat perbincangan akrab dengan Mr. Husein, tamu kehormatan dari Kuwait, dalam rangkaian acara Ekosistem Budaya Kasumedangan.
Tanpa sekat formalitas yang kaku, percakapan itu mengalir ringan. Sesekali senyum lepas menghiasi wajah keduanya, diselingi anggukan penuh makna saat pandangan mereka diarahkan ke panggung utama—tempat budaya Kasumedangan dipentaskan dengan penuh kebanggaan. Balkon Geotheater seolah menjadi ruang diplomasi yang paling manusiawi: sederhana, terbuka, dan sarat kehangatan.
Bupati Dony, dengan gaya komunikasinya yang tenang dan bersahaja, tampak menjelaskan filosofi budaya Sumedang—tentang gotong royong, harmoni dengan alam, dan kuatnya ikatan adat dalam kehidupan masyarakat. Mr. Husein menyimak dengan antusias, bahkan beberapa kali tampak terkesan ketika menyaksikan bagaimana budaya tidak hanya dipertontonkan, tetapi benar-benar hidup di tengah masyarakat.
“Budaya di sini bukan sekadar acara, tapi menjadi cara hidup,” ungkap Mr. Husein dalam perbincangan itu, sembari menikmati suasana senja yang menyelimuti kawasan Rancakalong. Pernyataan tersebut disambut senyum bangga oleh Bupati Dony, yang sejak awal menempatkan budaya sebagai jantung pembangunan Sumedang.
Momen di balkon itu menjadi simbol kuat bahwa diplomasi tak selalu berlangsung di ruang rapat resmi. Di Geotheater Rancakalong, diplomasi budaya justru tumbuh dari dialog santai, dari saling memahami, dan dari kekaguman terhadap nilai-nilai lokal yang dijaga dengan sepenuh hati.
Ekosistem Budaya Kasumedangan pun kembali menegaskan perannya—bukan hanya sebagai panggung seni, tetapi juga sebagai jembatan persahabatan antarbangsa. Dari Sumedang untuk dunia, budaya berbicara dengan caranya sendiri: hangat, tulus, dan penuh makna.Ganda Muhtar