Menjaga Khusyuk Ramadan, Bupati Sumedang Imbau Warga Tidak Menyalakan Petasan
Sumedang — Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Dony Ahmad Munir, Bupati Sumedang, mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan selama bulan penuh berkah tersebut. Imbauan ini disampaikan sebagai upaya menjaga ketertiban lingkungan sekaligus mendukung kekhusyukan umat Muslim dalam beribadah.
Menurut Dony, suasana lingkungan yang tenang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan. Ia menilai perbedaan antara beribadah dalam kondisi hening dan dalam suasana bising sangatlah signifikan.
“Ibadah dengan ketenangan lingkungan dan ibadah dalam suasana yang bising tentu ada perbedaan yang sangat signifikan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut, Dony menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum refleksi diri dan pendalaman spiritual. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif.
“Ibadah adalah bagian dari laku hidup yang perlu tindakan kontemplatif. Maka suasana tenang sangat diperlukan untuk meraih makna dari setiap ibadah itu,” kata Dony.
Selain berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah, penggunaan petasan juga dinilai dapat mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan warga, khususnya anak-anak. Pemerintah daerah pun berharap kesadaran masyarakat dapat meningkat demi terciptanya Ramadan yang aman, nyaman, dan penuh makna di Kabupaten Sumedang.
Dengan semangat kebersamaan, imbauan ini diharapkan menjadi pengingat bahwa menjaga ketenangan lingkungan adalah bagian dari kontribusi nyata dalam memuliakan bulan suci Ramadan.(Sumber Tribun Jabar)