Laksana sebagai Jalan Pengabdian Pelantikan Pramuka Laksana Angkatan 2026 SMAN Rancakalong
Malam di SMAN Rancakalong menjadi saksi momen penuh makna: Pelantikan Pramuka Laksana Angkatan 2026. Sebanyak 19 peserta resmi dilantik, disaksikan langsung oleh 19 orang tua yang hadir dengan wajah haru dan bangga. Prosesi berlangsung khidmat, sarat nilai, dan dipenuhi semangat pengabdian.
Pelantikan ini bukan sekadar kenaikan tingkat dalam jenjang Penegak, melainkan peneguhan komitmen terhadap nilai Tri Satya dan Dasa Dharma. Setiap peserta berdiri tegap, menyadari bahwa Laksana adalah simbol kedewasaan, tanggung jawab, serta kesiapan menjadi teladan.
Pembina Pramuka, Ade Dian Mulyana S.Pd, menegaskan bahwa Laksana maupun Garuda bukanlah gelar kebanggaan semata. “Laksana ataupun Garuda adalah tentang pengabdian. Terutama pengabdian kepada orang tua. Sehebat apa pun seorang anak, tidak akan bisa mengalahkan orang tuanya,” tuturnya penuh makna.
Pesan tersebut menggema kuat di hati para peserta. Di hadapan orang tua mereka, pelantikan menjadi lebih dari sekadar seremoni—ia berubah menjadi janji untuk berbakti, menjaga nama baik keluarga, serta mengamalkan nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan sejati bukan hanya tentang prestasi, melainkan tentang sikap hormat, tanggung jawab, dan kesediaan mengabdi. Dari SMAN Rancakalong, lahir 19 Pramuka Laksana yang siap melangkah, bukan hanya sebagai pemimpin muda, tetapi sebagai anak-anak yang tahu arti bakti dan penghormatan.(Ganda muhtar)