KWT Se-Kecamatan Rancakalong Tampilkan Produk Unggulan di Festival Akulturasa ITB 2026
Bandung – Kelompok Wanita Tani (KWT) se-Kecamatan Rancakalong turut ambil bagian dalam kegiatan Akulturasa 2026 yang digelar di Kampus Institut Teknologi Bandung, Jalan Ganesha No. 10, Bandung, pada tanggal 20–21 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi ajang promosi sekaligus memperkenalkan berbagai produk unggulan hasil olahan pangan lokal dari wilayah Rancakalong kepada masyarakat luas.
Akulturasa merupakan festival multidisiplin tahunan yang diselenggarakan oleh ITB dengan mengusung kolaborasi antara sains, seni budaya, dan inovasi pangan berkelanjutan. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran riset, lokakarya, pertunjukan seni, produk UMKM, hingga inovasi pangan berbasis kearifan lokal. (Institut Teknologi Bandung)
Dalam kegiatan tersebut, KWT dari berbagai desa di Kecamatan Rancakalong menampilkan beragam produk olahan pangan lokal, mulai dari makanan tradisional, produk hasil pertanian, hingga aneka pangan inovatif yang memiliki nilai ekonomi dan budaya. Kehadiran KWT Rancakalong mendapat perhatian pengunjung karena mampu menghadirkan cita rasa khas daerah yang berpadu dengan konsep pangan berkelanjutan.
Partisipasi KWT Rancakalong dalam Akulturasa 2026 menjadi bukti bahwa pelaku usaha pangan lokal di pedesaan mampu bersaing dan tampil di tingkat yang lebih luas. Selain menjadi sarana promosi, kegiatan ini juga membuka peluang kemitraan, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan produk yang lebih inovatif.
Para peserta KWT mengaku bangga dapat memperkenalkan potensi pangan lokal Rancakalong di lingkungan akademik yang mempertemukan berbagai kalangan, mulai dari peneliti, mahasiswa, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Melalui kegiatan ini diharapkan produk-produk unggulan KWT Rancakalong semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar regional maupun nasional.
Festival Akulturasa 2026 sendiri mengusung semangat kolaborasi antara ilmu pengetahuan, teknologi, budaya, dan pangan sebagai upaya mendukung ketahanan pangan berbasis potensi lokal Indonesia. (Ganda Muhtar)