Diplomasi Budaya di Rancakalong Duta Besar Kuwait Hadiri Ekosistem Budaya Kasumedangan di Geotheater Rancakalong

Admin KIM Rancakalong
Diplomasi Budaya di Rancakalong  Duta Besar Kuwait Hadiri Ekosistem Budaya Kasumedangan di Geotheater Rancakalong

Geotheater Rancakalong kembali menjadi panggung penting diplomasi budaya. Kali ini, Ekosistem Budaya Kasumedangan mendapat kehormatan dengan kehadiran Duta Besar Kuwait bersama Mr. Hussein, yang secara langsung menyaksikan denyut kebudayaan lokal Sumedang dalam sebuah kunjungan resmi yang penuh makna.

Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Bupati Sumedang Dr. H. Dony Ahmad Munir, S.T., M.M., sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah ke tingkat internasional. Kehadiran tamu kehormatan ini menjadi simbol kuat bahwa budaya lokal mampu menjadi jembatan persahabatan antarbangsa.

Turut hadir dalam rombongan pendamping, Perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) yang diwakili oleh Kabid Kebudayaan Budi, kemudian dari DPMPTSP hadir Cucu, selaku Kabid Promosi, serta Asisten Daerah (Asda) Dr. Dian Sukmara, M.MPd. Hadir pula Camat Rancakalong Deni Nurdiani Sopandi S.STP.M .Si beserta unsur Forkopimcam, para kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat yang menyambut hangat kunjungan tersebut.

Dalam suasana Geotheater yang sarat nilai tradisi, para tamu disuguhkan beragam ekspresi seni dan narasi budaya Kasumedangan yang hidup, otentik, dan berakar kuat pada kearifan lokal. Mulai dari pertunjukan seni, simbol adat, hingga dialog kebudayaan yang menggambarkan harmoni antara tradisi, masyarakat, dan pembangunan.

Bupati Sumedang dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa Ekosistem Budaya Kasumedangan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang kolaborasi lintas sektor untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan budaya sebagai identitas daerah. “Budaya adalah kekuatan lunak (soft power) Sumedang. Melalui budaya, kita berbicara kepada dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, kunjungan Duta Besar Kuwait dan Mr. Hussein menjadi momentum penting dalam membuka peluang kerja sama internasional, khususnya di bidang budaya, pariwisata, dan investasi berbasis kearifan lokal. Antusiasme dan apresiasi yang ditunjukkan para tamu menjadi bukti bahwa budaya Kasumedangan memiliki daya tarik global.

Ekosistem Budaya Kasumedangan di Geotheater Rancakalong pun kembali menegaskan perannya sebagai etalase budaya Sumedang—tempat di mana tradisi lokal bertemu diplomasi global, dan kearifan desa berbicara di panggung dunia.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...