Diplomasi Budaya di Balkon Geotheater

Admin KIM Rancakalong
Diplomasi Budaya di Balkon Geotheater

Mr. Husein dari Kuwait Menyapa Langsung Ekosistem Budaya Kasumedangan

Langit Rancakalong sore itu seolah ikut merayakan perjumpaan lintas budaya.

Di Geotheater—amphitheater alam yang menjadi jantung Ekosistem Budaya Kasumedangan—seorang tamu istimewa hadir dengan langkah sederhana namun penuh makna: Mr. Husein dari Kuwait.

Tanpa protokoler yang kaku, Mr. Husein langsung menyapa para pelaku budaya. Senyum dan jabat tangan hangat mengalir, menyatukan jarak bahasa dan geografis. Dialog ringan terjalin—tentang musik, gerak tari, hingga filosofi tradisi yang dirawat dengan kesungguhan. Di sinilah diplomasi budaya bekerja: bersahaja, jujur, dan mengena.

Dari balkon amphitheater, Mr. Husein menikmati pertunjukan yang hidup—tabuhan ritmis, tarian yang bercerita, dan ekspresi kolektif masyarakat Kasumedangan. Sesekali ia terlihat terpukau, matanya mengikuti alur panggung, tubuhnya condong ke depan seakan tak ingin melewatkan detail. Tepuk tangan pun mengalir, bukan sekadar apresiasi, melainkan pengakuan akan kekuatan budaya sebagai bahasa universal.

Kehadiran Mr. Husein menegaskan bahwa Ekosistem Budaya Kasumedangan bukan hanya ruang pertunjukan, melainkan ruang perjumpaan. Tempat nilai-nilai lokal bertemu pandangan global, saling belajar tanpa kehilangan jati diri. Di Geotheater, budaya tidak dipajang—ia dihidupi.

Saat senja turun dan pertunjukan berakhir, kesan yang tertinggal bukan hanya dokumentasi kunjungan, melainkan pesan kuat: ketika budaya dirawat bersama, ia mampu menjembatani bangsa. Dan di balkon amphitheater itu, Kasumedangan kembali berbicara kepada dunia—dengan caranya sendiri.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...