Apresiasi dan Harapan PGRI: FLS3N Jadi Wadah Strategis Pembentukan Karakter Siswa

Admin KIM Rancakalong
Apresiasi dan Harapan PGRI: FLS3N Jadi Wadah Strategis Pembentukan Karakter Siswa

Pelaksanaan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Rancakalong yang digelar di SDN Citungku pada 25 April 2026 mendapat apresiasi tinggi dari Ketua PGRI Kecamatan Rancakalong, Andri Nursiansyah. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang strategis dalam mengembangkan potensi, kreativitas, serta karakter peserta didik melalui seni dan sastra.

Dalam tanggapannya, ia menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai, FLS3N mampu menjadi sarana pembelajaran yang efektif dalam menumbuhkan kepercayaan diri dan daya ekspresi siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai budaya sejak usia dini.

“FLS3N bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga proses pembelajaran yang membentuk karakter. Di sini siswa belajar tampil, berani berekspresi, dan mencintai budaya,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya peran guru pembimbing dalam keberhasilan kegiatan ini. Dedikasi para guru, yang tetap konsisten mendampingi siswa di tengah berbagai tuntutan profesional, menjadi faktor utama dalam melahirkan peserta didik yang berprestasi.

Selain itu, peran kepala sekolah juga dinilai sangat krusial. Mengacu pada kajian kepemimpinan pendidikan oleh Kenneth Leithwood dan rekan-rekannya, disebutkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan faktor kedua setelah guru yang paling berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Hal ini diperkuat oleh teori kepemimpinan transformasional dari Bernard M. Bass dan Bruce Avolio, yang menekankan bahwa kepala sekolah tidak hanya berperan sebagai pengelola, tetapi juga sebagai sosok inspiratif yang mampu memotivasi dan mendorong inovasi di lingkungan sekolah.

Sinergi antara guru yang profesional dan kepala sekolah yang memiliki jiwa kepemimpinan transformasional inilah yang pada akhirnya melahirkan siswa-siswa kreatif, berprestasi, dan berkarakter—sebagaimana tercermin dalam semangat peserta FLS3N Rancakalong.

Ke depan, PGRI berharap kegiatan FLS3N dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Hal ini penting sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kaya akan nilai seni, budaya, dan karakter.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen bersama, FLS3N diyakini akan terus menjadi panggung lahirnya generasi muda yang membanggakan serta mampu membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi.(Ganda Muhtar)

Bagikan artikel ini:

Komentar (0)

* Masukkan nama dan email jika Anda belum login.

Memuat komentar...