Menjelang Purna Tugas, Kabag TAPEM Titip Pesan: Kepemimpinan Dibangun dengan Komunikasi dan Silaturahmi
SUMEDANG – Menjelang enam bulan masa purna tugasnya dalam mendampingi penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumedang, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag TAPEM) Ili menyampaikan pesan singkat namun sarat makna bagi para kepala desa dan seluruh pemangku kepentingan di pemerintahan.
Menurutnya, menjadi seorang pemimpin bukanlah soal menunjukkan kekuasaan atau mengandalkan power semata. Seorang pemimpin justru dituntut mampu membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak.
"Jangan berpikir menjadi pemimpin itu cukup dengan kekuasaan. Kuncinya adalah sering berkomunikasi. Dari komunikasi akan lahir kondusivitas, dan dari kondisi yang kondusif akan terbangun jalinan silaturahmi yang semakin kuat," ujarnya.
Ili juga menegaskan bahwa karakter seorang pemimpin tidak harus selalu tampil gagah atau berwibawa dalam arti yang kaku. Yang lebih penting adalah kemampuan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi yang dihadapi, sehingga mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
"Seorang pemimpin tidak harus selalu terlihat gagah. Yang terpenting adalah mampu menempatkan diri, memahami kondisi, dan hadir sebagai sosok yang dapat diterima oleh semua kalangan," tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Ili menutup pesan tersebut dengan kalimat sederhana namun penuh makna. Sambil tersenyum renyah, ia berkata, "Satu hal yang paling penting, tidak ada dusta di antara kita."
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kepemimpinan yang baik bukan hanya diukur dari kewenangan yang dimiliki, melainkan dari kejujuran, komunikasi yang terbuka, serta kemampuan menjaga keharmonisan dan kepercayaan dalam menjalankan roda pemerintahan demi mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.(Ganda Muhtar)